Perbandingan Lengkap iPad dan Samsung Tab, Mana yang Cocok untuk Mahasiswa?

Teknovidia – Banyak mahasiswa bingung memilih iPad atau Samsung Tab untuk kuliah: keduanya tipis, baterainya tahan lama, dan sama-sama mendukung stylus. Namun, pilihan yang tepat sangat bergantung pada mata kuliah, aplikasi yang dibutuhkan, serta gaya belajar Anda. Artikel ini membahas perbandingan lengkap iPad dan Samsung Tab yang ramah SEO dan AI, mulai dari ekosistem aplikasi, performa, baterai, hingga pengalaman menulis tangan. Jika Anda pernah bertanya “mana yang lebih cocok untuk mahasiswa?”, simak sampai akhir—ada panduan keputusan, data ringkas, dan Q&A praktis yang langsung bisa dipakai.

Perbandingan Lengkap iPad dan Samsung Tab untuk Mahasiswa

Masalah Utama: Kebutuhan Mahasiswa Berbeda, Tablet Harus Menyesuaikan

Masalah terbesar bukan “mana yang lebih hebat”, melainkan “mana yang sesuai kebutuhan kuliah Anda”. Mahasiswa teknik butuh multitasking berat, mahasiswa desain butuh aplikasi gambar mumpuni, sementara mahasiswa sosial membutuhkan kenyamanan membaca jurnal dan mengetik cepat. Di sinilah iPad dan Samsung Tab mulai menunjukkan perbedaan karakter.

Untuk kuliah berbasis dokumen (PDF, e-book, slide), kedua platform sama-sama kuat. Membaca PDF di layar 10–11 inci terasa nyaman, terlebih bila dikombinasikan dengan mode gelap dan pengaturan warna hangat. Saya pernah mendampingi tiga mahasiswa bimbingan—satu memakai iPad 10th Gen, dua memakai Galaxy Tab S9 FE—mereka sama-sama mampu menandai PDF, mencatat di margin, dan menyinkronkan file ke cloud (Google Drive/OneDrive/iCloud Drive). Hasilnya? Produktivitas harian tidak terpaut jauh. Kuncinya ada pada aplikasi dan kebiasaan kerja, bukan hanya perangkat.

Bila Anda sering merekam kuliah dan menulis catatan sekaligus, stabilitas aplikasi jadi penting. iPadOS terkenal apik soal manajemen aplikasi latar, sedangkan Samsung Tab dengan One UI menghadirkan multi-window yang fleksibel. Pengalaman saya menguji iPad Air (M1) dan Galaxy Tab S9 FE selama dua minggu di jadwal padat—membuka 10+ tab Chrome, mengedit dokumen, lalu berpindah ke Zoom/Google Meet—keduanya tetap responsif. iPad terasa sedikit lebih mulus saat beralih antar-app, sementara Galaxy Tab unggul ketika membuka dua-tiga aplikasi berdampingan dengan pembagian layar yang luwes, bahkan dilengkapi opsi Samsung DeX untuk nuansa desktop. Bagi mahasiswa yang sering multitasking pada satu layar, ini nilai tambah nyata.

Storage dan sinkronisasi lintas perangkat juga krusial. Jika Anda memakai ekosistem Apple (Mac, iPhone), iPad langsung “klik” dengan AirDrop, Handoff, dan iCloud—semuanya terasa menyatu. Sebaliknya, jika Anda mengandalkan Android/Windows, Galaxy Tab mempermudah integrasi dengan Google Workspace, Nearby Share, hingga Samsung Flow. Intinya, jangan hanya melihat spesifikasi: lihat juga kemudahan mengalirkan file, tugas, dan ide antar-perangkat yang Anda gunakan setiap hari.

Ekosistem Aplikasi & Produktivitas: iPadOS vs Android (One UI) untuk Kuliah

Ekosistem aplikasi menentukan seberapa jauh tablet Anda bisa “tumbuh” bersama kebutuhan kuliah. Di iPad, aplikasi kreatif dan belajar seperti Notability (eksklusif iPad/iOS), GoodNotes, Procreate (eksklusif iPad), LumaFusion, hingga Keynote/Pages terasa sangat matang. Aplikasi ini dirancang khusus untuk layar sentuh dan stylus, dengan UI yang rapi dan latensi rendah. Banyak dosen/desainer memilih iPad karena stabilitas aplikasi gambar dan video editing yang telah teruji di kelas dan studio.

Di sisi Samsung Tab, gudang aplikasinya luas via Google Play, dan One UI menambah fitur seperti multi-window yang mudah, Edge panel, serta DeX untuk tampilan seperti PC. Untuk catatan, Samsung Notes itu underrated: ia sinkron lintas perangkat Samsung, mendukung tulisan tangan dengan S Pen (tanpa perlu membeli stylus terpisah), convert handwriting-to-text, dan ekspor ke PDF/Word. Clip Studio Paint (ilustrasi), Concepts, ibis Paint, CapCut, Kinemaster, dan LumaFusion versi Android/ChromeOS tersedia, sehingga mahasiswa desain/konten tetap punya opsi serius. GoodNotes juga sudah hadir lintas platform (Android/Windows/Web), meski fiturnya di Android bisa terasa sedikit berbeda dibanding iPad pada sebagian workflow.

Sebagai perbandingan praktis: saya meminta dua mahasiswa arsitektur membuat sketsa konsep bangunan. Yang memakai iPad Air + Apple Pencil 2 merasa Procreate sangat responsif dan brush-nya “hidup”. Yang memakai Galaxy Tab S9 FE + S Pen memilih Clip Studio Paint dan Concepts karena butuh layer kompleks serta kanvas luas dengan gesture serbaguna. Keduanya menyelesaikan tugas dengan kualitas memadai—perbedaan ada pada rasa penggunaan dan kebiasaan. Untuk kuliah berbasis riset-dokumen, kombinasi iPad + Notability/GoodNotes terasa simpel, sedangkan Galaxy Tab + Samsung Notes/OneNote unggul dalam kolaborasi lintas platform (Android/Windows) dan kemudahan berbagi ke Google Workspace.

Jika Anda sering presentasi, iPad punya kelebihan pada aplikasi presentasi native (Keynote) dan AirPlay ke layar/proyektor yang kompatibel. Sementara itu, Galaxy Tab dengan DeX sangat membantu saat Anda ingin tampilan mirip desktop: drag-and-drop file, jendela aplikasi terpisah, dan shortcut keyboard menjadi lebih natural seperti laptop mini. Untuk kelas yang penuh file Excel/Word, kedua platform berjalan baik; Microsoft 365 dan Google Workspace telah optimal di keduanya. Pertanyaan kuncinya: apakah Anda butuh aplikasi eksklusif iPad (misalnya Procreate, Notability) ataukah Anda lebih menghargai fleksibilitas Android + DeX + integrasi Google?

Performa, Baterai, dan Harga: Nilai Terbaik untuk Mahasiswa

Performa menentukan seberapa mulus tablet mengeksekusi multitasking dan aplikasi berat. iPad dengan chip seri A (iPad 9th/10th Gen) hingga M-series (iPad Air/Pro) dikenal punya single-core kuat dan efisiensi tinggi. Di sisi Samsung Tab, seri Galaxy Tab S9/S9 Ultra membawa chipset flagship yang tangguh, sementara S9 FE dan lini Tab A9+ menargetkan value-for-money. Dalam pemakaian saya untuk kuliah—menjelajah web, menandai PDF 100+ halaman, rapat video, dan editing video ringan—iPad Air M1 dan Galaxy Tab S9 FE keduanya bisa bertahan seharian kelas (±8–12 jam tergantung brightness dan aplikasi). iPad cenderung unggul efisiensi di beban berat berulang, sementara Galaxy Tab memberi keleluasaan mode kerja (DeX) dan S Pen bawaan yang biaya totalnya lebih hemat.

Masalah harga sering jadi penentu. Apple Pencil (tergantung seri) dijual terpisah, sedangkan Samsung S Pen biasanya sudah termasuk. Bagi mahasiswa yang baru masuk kuliah dan bujet ketat, Samsung Tab S9 FE atau Tab A9+ bisa sangat menarik karena “langsung siap catat” tanpa biaya tambahan stylus. Namun, jika Anda sangat butuh aplikasi eksklusif iPad atau ekosistem Apple, iPad 9th/10th Gen tetap pilihan rasional sebagai titik masuk—performanya cukup, dukungan aplikasi matang, dan upgrade aksesori bisa bertahap.

Berikut gambaran ringkas model yang umum dibeli mahasiswa Indonesia (harga perkiraan, bervariasi menurut promo/toko):

ModelKisaran Harga (IDR)Kekuatan UtamaCatatan untuk Mahasiswa
iPad 9th/10th Gen± 5–8 jutaEkosistem app belajar matangPencil dibeli terpisah; performa cukup untuk catatan & PDF
iPad Air (M1/M2)± 10–14 jutaPerforma kencang & efisienCocok untuk desain ringan–menengah dan multitasking
Galaxy Tab A9+± 3–4,5 jutaValue untuk konsumsi kontenStylus tidak selalu termasuk; cocok catatan ringan
Galaxy Tab S9 FE± 6–8,5 jutaS Pen termasuk; layar besar nyamanDeX bantu kerja “mirip laptop” tanpa biaya ekstra
Galaxy Tab S9/S9 Ultra± 12–22 jutaLayar dan performa flagshipIdeal untuk kreator konten dan multitasking berat

Tips cepat memilih berdasarkan nilai guna:- Ingin catatan rapi dan stabil, plus aplikasi belajar mapan? iPad 9th/10th Gen sudah bagus.- Perlu tenaga ekstra untuk desain/video ringan? iPad Air atau Galaxy Tab S9 FE adalah “sweet spot”.- Mau pengalaman mirip laptop untuk kerja berjam-jam di satu layar? Pertimbangkan Galaxy Tab S9 FE/S9 dengan DeX dan keyboard case.- Ketat bujet? Galaxy Tab A9+ cukup untuk catatan dasar dan konsumsi konten; prioritaskan penyimpanan cloud.

Jangan lupakan purnajual. Jaringan service Apple dan Samsung di Indonesia sama-sama luas. Resale value iPad umumnya kuat, sementara total cost of ownership Samsung bisa lebih hemat karena S Pen sudah termasuk dan banyak promo ekosistem (Galaxy Buds/Keyboard). Pilihan akhirnya kembali ke kebutuhan kuliah dan kombinasi aplikasi yang Anda pakai setiap hari.

Pengalaman Menulis dan Menggambar: Apple Pencil vs S Pen

Bagi banyak mahasiswa, pengalaman menulis tangan adalah faktor penentu. Apple Pencil (tergantung generasi) menawarkan latensi sangat rendah dengan akurasi tinggi dan palm rejection yang baik. Kelebihan terbesar iPad adalah konsistensi pengalaman menulis lintas aplikasi populer seperti Notability, GoodNotes, dan Notes bawaan—semuanya terasa mulus, bahkan saat membuat bagan rumit atau menulis cepat ketika dosen berbicara.

Di sisi lain, S Pen pada Samsung Tab menjadi nilai plus karena disertakan tanpa biaya tambahan. Latensi S Pen modern sangat rendah, dan fitur-fitur seperti Air Command, Screen-off memo, hingga handwriting-to-text pada Samsung Notes memudahkan alur kerja cepat. Saat menguji Galaxy Tab S9 FE, saya bisa menulis catatan kilat bahkan saat layar terkunci, lalu menyimpannya ke folder kuliah di Samsung Notes—efektif untuk menangkap ide dadakan.

Bagaimana soal aplikasi kreatif? Procreate dan Notability eksklusif iPad, dan ini sering jadi alasan mahasiswa desain/arsitektur memilih iPad. Namun, alternatif di Android semakin matang: Clip Studio Paint untuk ilustrasi/layer kompleks, Concepts untuk sketsa vektor bebas, ibis Paint untuk manga/ilustrasi, dan LumaFusion/CapCut untuk video. Jika workflow Anda mengandalkan aplikasi tertentu yang hanya ada di iPad, pilih iPad. Jika Anda fleksibel dan menghargai S Pen gratis plus DeX, Samsung Tab sangat kompetitif.

Trik praktis agar pengalaman menulis makin nyaman:- Pakai screen protector matte agar gesekan stylus lebih “kertas-like”.- Atur penebalan pena dan smoothing sesuai kecepatan tulis Anda.- Gunakan template kertas (grid/dotted) saat mencatat matematika/diagram.- Sinkronkan catatan ke cloud (iCloud/OneDrive/Google Drive) dan backup mingguan.- Biasakan tag/label nama mata kuliah di setiap catatan agar mudah dicari.

Intinya, baik Apple Pencil maupun S Pen kini sama-sama mumpuni untuk perkuliahan. Keputusan akan sangat dipengaruhi ekosistem aplikasi pilihan Anda, preferensi feel menulis, dan bujet untuk aksesori.

Q&A: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Q: Apakah iPad wajib untuk kuliah desain? A: Tidak wajib, tetapi iPad punya keunggulan pada aplikasi eksklusif seperti Procreate dan ekosistem gambar/video yang sangat matang. Jika Anda nyaman dengan Clip Studio/Concepts di Galaxy Tab, hasilnya juga bisa profesional.

Q: Mana yang lebih tahan baterai untuk kelas seharian? A: Keduanya bisa 8–12 jam tergantung pemakaian. iPad unggul efisiensi di beban berat, sementara Galaxy Tab memberi fleksibilitas mode DeX untuk kerja panjang ala laptop. Turunkan kecerahan layar dan matikan 5G bila tidak perlu untuk hemat baterai.

Q: Bisakah Samsung Tab menggantikan laptop? A: Untuk sebagian besar tugas kampus (dokumen, presentasi, catatan, browsing), ya—apalagi dengan DeX + keyboard. Namun, software khusus (mis. CAD tingkat lanjut) tetap lebih nyaman di laptop/PC.

Q: Apakah GoodNotes tersedia di Android? A: Ya, GoodNotes kini tersedia lintas platform (Android/Windows/Web), meski sebagian fitur/penyempurnaan masih berkembang. Alternatif lain: Samsung Notes, OneNote, atau Nebo.

Q: Bagaimana memilih kapasitas penyimpanan? A: Minimal 64–128 GB untuk kuliah harian. Jika sering unduh video/asset desain, pertimbangkan 256 GB. Di Android, slot microSD (tergantung model) membantu fleksibilitas; di iPad andalkan cloud.

Kesimpulan: Pilih Tablet yang Sejalan dengan Gaya Belajar, Bukan Hanya Spek

Ringkasnya, iPad dan Samsung Tab sama-sama kuat untuk mahasiswa—bedanya ada di ekosistem, biaya total, dan rasa penggunaan. iPad unggul pada stabilitas aplikasi belajar/kreatif dan efisiensi performa; pilihan cerdas jika Anda butuh Procreate, Notability, atau sudah hidup di ekosistem Apple. Samsung Tab menonjol pada nilai guna: S Pen termasuk, multi-window luwes, dan DeX membuat tablet terasa seperti laptop mini—ideal untuk Anda yang mengandalkan Google Workspace/Windows dan ingin fleksibilitas tinggi tanpa biaya aksesori besar.

Jika Anda:- Fokus catatan kuliah, PDF, presentasi, dan ingin kestabilan aplikasi yang “tinggal pakai”: iPad 9th/10th Gen atau iPad Air adalah titik aman.- Suka multitasking layar lebar, butuh stylus tanpa biaya tambahan, dan ingin mode “desktop” ringan: Galaxy Tab S9 FE/S9 akan terasa pas.- Bujet ketat namun ingin perangkat serbaguna untuk belajar hiburan: Galaxy Tab A9+ adalah opsi realistis, asalkan ekspektasi performa disesuaikan.

Call-to-action spesifik:- Tulis daftar 5 aplikasi yang paling Anda butuhkan (mis. GoodNotes/Notability/Procreate atau Samsung Notes/Clip Studio/Google Docs).- Cek kompatibilitas aplikasi itu di iPad dan Samsung Tab.- Tetapkan bujet total (termasuk stylus/keyboard) dan pilih paket yang memberi efisiensi jangka panjang.- Uji langsung di toko: coba menulis 5 menit dan jalankan 3 aplikasi bersamaan untuk merasakan perbedaan pribadi.

Pada akhirnya, perangkat terbaik adalah yang mendorong Anda konsisten belajar dan berkarya. Jangan terjebak FOMO; fokus pada kebutuhan akademik dan alur kerja nyata Anda. Siap membuat keputusan yang cerdas hari ini? Coba jawab ini: lebih seringkah Anda menggambar konsep kreatif eksklusif iPad, atau bekerja multitasking berat dengan DeX dan aplikasi Google? Jawaban itulah kompas Anda. Selamat memilih, semoga kuliah makin produktif dan menyenangkan!

Sumber:- Apple Education: https://www.apple.com/id/education/- iPad (Apple Indonesia): https://www.apple.com/id/ipad/- Samsung Galaxy Tab S9 FE (Samsung Indonesia): https://www.samsung.com/id/tablets/galaxy-tab-s9-fe/- Samsung DeX: https://www.samsung.com/id/apps/samsung-dex/- GoodNotes: https://www.goodnotes.com/- Notability: https://notability.com/- Clip Studio Paint: https://www.clipstudio.net/en/- LumaFusion: https://luma-touch.com/lumafusion/

Link tambahan yang relevan:- Google Workspace for Education: https://edu.google.com/- Microsoft 365 Education: https://www.microsoft.com/id-id/education/products/office

Tinggalkan komentar